Avanza Membajak Penjualan Low MPV Januari – Oktober 2018.

Sengitnya persaingan kelas Low MPV (Multi Purpose Vehicle) di Indonesia memang masih menjadi sorotan.

Avanza Membajak Penjualan Low MPV. -Sengitnya persaingan kelas Low MPV (Multi Purpose Vehicle) di Indonesia memang masih menjadi sorotan. Dua jenama Mitsubishi Xpander dan Toyota Avanza menjadi duel mega bintang layaknya Christiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam sepakbola. Data penjualan pabrik ke diler (Wholesales) mobil di Oktober melesat 10,25 persen dari bulan sebelumnya.Total penjualan mobil Oktober 2018 yang mencapai 106.050 unit, disambut baik oleh beberapa agen pemegang merk, salah satunya Toyota. Dalam total penjualan tersebut, Toyota Avanza berhasil membukukan 8.415 unit. Jumlah tersebut belum ditotal dengan penjualan Toyota Avanza komersil (Transmover) yang capai 943 unit. Hal ini tentunya menjadi bukti kuat nama Toyota yang memenangkan hati Indonesia.

Nama yang Low MPV potensial seperti Xpander hanya mencapai 5.408 unit penjualannya. Terlebih, jumlah unit tersebut terbilang menurun, dimana Xpander membukukan penjualan sebanyak 6.276 unit pada September lalu. Dengan capaian Avanza bulan ini, nampaknya akan sulit memprediksi berakhirnya popularitas Low MPV Toyota ini, terlebih tahun fiskal 2018 akan segera berakhir sekitar 45 hari, hal inilah yang tidak mungkin bisa dikejar oleh kompetitor segmen Low MPV serta kemungkinan di semua segmen mobil tumpangan.

Jujur, dalam hal ini antara Avanza lama dan baru tidak terlalu memiliki perbedaan yang signifikan. Namun sekali lagi, kualitas peredaman Avanza kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Model suspensinya masih mengandalkan MacPherson Strut di bagian depan, dan torsion beam belakang yang dilengkapi stabilizer.Bahkan efek peredaman yang terasa di kabin pun berhasil ditingkatkan. Kami menduga, meski konstruksinya masih sama seperti Avanza lama, namun engineer Toyota meningkatkan kualitas beberapa komponen seperti bushing dan shock breaker.Saat bermanuver pun, Avanza kini bisa terasa meyakinkan dan memiliki efek limbung yang muncul lebih lama daripada sebelumnya. Lingkar kemudi yang telah dilengkapi dengan EPS (Electronic Power Steering)  memberikan bobot yang nyaman, meski feedback yang diberikan tetap minim.

Pendek kata, kami harus angkat jempol untuk perubahan di bagian ini. Untuk ukuran sebuah Avanza yang masih mengandalkan ladder frame sebagai platform, perubahannya sangat positif.Kini, mobil ‘sejuta umat’ ini dibekali dengan fitur yang lumayan dan sepadan dengan harganya. Dari hal yang sederhana seperti pengingat seat belt penumpang depan yang hadir di dashboard, hingga rem dengan fitur ABS menjadi bawaan standar Avanza. Bahkan penumpang yang duduk di tengah pada bangku kedua juga diberikan seatbelt 3 titik. Dudukan ISOFIX untuk pengait kursi anak-anak juga hadir sebagai standar di kursi belakang,seperti kta lihat avansa di atas juga sudah ada yang berubah,ya kita lihat lagi perubahan itu ada di mana coba,?di veleg nya ,coba perhatikan avansa itu sudah mengunakan veleg racing HSR Ring 17,avansa itu jg terlihat lebih keren dan elegan dengan warna veleg hitam nya,.

Salam TKB GROUP